Dilema etika untuk kelas, klub buku, dan tim

14 dilema etika sehari-hari ini dirancang untuk kelompok. Bacakan satu, lalu minta semua mengangkat tangan untuk memilih. Hitung suaranya, lalu mulai diskusi dari pandangan minoritas: tanyakan pada kelompok yang lebih kecil kenapa mereka memilihnya. Satu langkah itu menjaga percakapan tetap penuh rasa ingin tahu, bukan saling mengalahkan. Tiap dilema punya dua jawaban yang masuk akal dan tanpa jebakan, jadi cocok untuk remaja 13 tahun ke atas, kelas, klub buku, dan rapat tim. Sediakan sekitar lima menit per pertanyaan, dan berhenti saat obrolan masih seru.

Kamu menemukan kesalahan nyata di pekerjaan yang sudah kamu serahkan. Hampir pasti tak ada yang akan menyadarinya.

Di pertandingan persahabatan, wasitnya, temanmu, memberimu satu poin yang kamu tahu bola itu keluar.

Malam permainan keluarga. Hanya kamu yang melihat anak temanmu menyelipkan uang tambahan dari bank.

Kamu melihat remaja tetanggamu mengantongi cokelat di kios. Kamu kenal baik keluarganya.

Seorang karyawan bersikap kasar pada pelanggan yang jelas tak pantas diperlakukan begitu. Kamu antre berikutnya.

Di toko yang sepi kamu menyenggol dan menyompali vas murah. Tak ada yang melihat.

Kamu menemukan buku perpustakaan yang kamu simpan setahun. Dendanya besar.

Mantel diberi label 9 bukan 90. Kasir tak menyadarinya.

Kode diskon pelajar sampai padamu. Kamu lulus bertahun-tahun lalu.

Dipuji untuk sebuah ide, kamu ingat itu datang dari obrolan dengan temanmu.

Temanmu ingin kamu jadi referensi untuk pekerjaan yang kamu yakin dia belum siap.

Semua orang membulatkan lembar jam kerja ke atas. Kamu bekerja 7 jam, bukan 8.

Perselisihan dua temanmu butuh keteranganmu. Kebenarannya menguntungkan yang kurang kamu sukai.

Timmu menang penghargaan, tapi kamu tahu satu orang pendiam yang mengerjakan sebagian besar pekerjaan.

Tak ada skor dan tak ada jawaban yang benar, dan tak seorang pun harus membela pilihannya. Kalau setelah itu ada yang ingin menjelajahi gayanya sendiri, tes gratis 13 dilema menunjukkan sifat mana yang jadi andalan tiap orang, sebagai bahan renungan, bukan vonis.

Koleksi lainnya

Ikut tes gratis

Unduh aplikasinya

Download di App Store Temukan di Google Play

Gratis diunduh

Pindai untuk mengunduh aplikasi di HP-mu

Mainkan trailer aplikasi →

Unduh aplikasinya · Gratis diunduh